BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gunung Mas menggelar rapat kerja daerah (rakerda) di aula Tim Penggerak PKK setempat pada Sabtu, 29 Oktober 2022.
"Tujuan dari kegiatan rapat kerja daerah ini yaitu mensinkronisasi program kerja Dekranasda dengan pemerintah daerah," ujar Ketua Dekranasda Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S Monong, Sabtu, 29 Oktober 2022.
Istri Bupati Gunung Mas ini melanjutkan, salah satu tujuan program kerja Dekranasda Gunung Mas adalah meningkatkan daya saing produk kerajinan berbasis kearifan lokal dengan selera global melalui pengembangan inovasi, kreatifitas dan efisiensi untuk meningkatkan kualitas dan perekonomian masyarakat, khususnya para perajin yang ada di kabupaten tersebut.
Mimie berharap, dalam rakerda ini, bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman demi meningkatkan kerajinan. Ia menjelaskan bahwa Dekranasda Kabupaten Gunung Mas aktif sejak 2014 hingga saat ini.
"Kami akan terus belajar meningkatkan industri kerajinan dan pembinaan pengrajin yang ada di Kabupaten Gunung Mas," terang Mimie.
--page
Mimie menambahkan, tahun 2023, pihaknya akan mengadakan pelatihan menganyam kombinasi dan mengukir yang rencananya diadakan di showroom Dekranasda Gunung Mas. Harapannya, bisa dijadikan sarana promosi bagi pelaku industri kerajinan agar dapat dengan mudah memasarkan hasil produksi mereka sehingga dapat dikenal luas oleh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung.
Sedangkan sebelumnya, Dekranasda Gunung Mas telah melakukan pembinaan sumber daya manusia dengan sosialisasi program dan produk kerajinan ke seluruh kecamatan, kemudian melatih ibu-ibu PKK kecamatan mengolah limbah koran menjadi tempat tissue yang cantik.
Selain itu, mengadakan lomba desain batik dan pelatihan/magang ukiran kayu serta memberikan bantuan sarana produksi bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) ukiran kayu di Kabupaten Gunung Mas. Kemarin, pihaknya baru mengadakan Festival Tuah Mahasur yaitu lomba fashion show benang bintik Gunung Mas. (RISKA YULYANA/B-7)









