BADAN Pusat Statistik (BPS) Ka­­bupaten Sukamara dijad­wal­kan menggelar sensus eko­nomi yang keempat pada per­tengahan tahun ini.


Sensus yang pertama kali di­­laksanakan pada 1996 ter­se­but dilakukan selama 10 ta­hun satu kali. Untuk kali ini dijadwalkan pada Mei 2016.


Kepala BPS Kabupaten Su­kamara Gatot Rusdyanto me­nga­takan, tahap pelaksanaan sen­sus ekonomi 2016 sudah sampai pada perekrutan tenaga kontrak.


 Tenaga yang di kontrak akan dipekerjakan selama sa­tu bulan lamanya.


“Saat ini kami sudah mere­krut 64 orang tenaga kontrak. Sebanyak 64 tenaga kontrak itu terdiri da­ri lima kecamtan” kata dia saat ditemui di ruang kerjannya, Kamis (4/2/2016).


Ia melanjutkan, sensus eko­nomi akan berkaitan dengan semua sektor, kecuali per­tanian.


Tujuan dari sensus ekono­mi ialah untuk mendapatkan informasi atau potret utuh perekonomian daerah.


Informasi itu nantinya bisa di­gunakan sebagai landasan pe­nyusunan kebijakan dan pe­rencanaan pembangunan, baik na­sional maupun ragional.


Selain itu, pendataan selu­ruh sektor usaha secara me­nyeluruh akan mampu meng­ha­s­ilkan gambaran lengkap ten­tang level dan struktur sek­tor  ekonomi non perta­nian, dan meningkatkan da­ya saing bisnis.


“Sensus ekonomi ini untuk semua sektor, termasuk sektor online tahun ini diha­rap­kan dapat ditangkap. Di ma­na di tahun sebelumnnya ha­nya beberapa saja yang ma­suk,” ucap Gatot.


Sektor online yang dimaksud salah satunya berupa bis­nis penjualan pulsa. Sebagai­ma­na diketahui, banyak ma­syarakat Sukamara berjual­an pulsa tanpa harus membuka to­ko.


Gatot menambahkan, sektor berikutnya yang akan di sen­sus di antaranya sekolah, mu­sala, organisasi sosial ma­sya­rakat, kontruksi, dan jenis lain yang mencakup sektor eko­nomi.


Untuk itu, Gatot berha­rap masyarakat yang di­sensus memberikan ja­wa­ban yang sesungguhnya, baik masalah pengeluaran, ke­untungan, mapun modal.

“Karena ini tidak ada kai­­tan­nya dengan pajak, sa­ya harapkan kepada se­luruh masyarakat untuk memberikan jawaban yang sebenarnya,” ujar dia.


Dengan memberikan ja­waban yang benar, data yang diperoleh tentunya akan akurat. Sebab, sela­ma ini data yang dihasilkan BPS akan digunakan pe­merintah daerah untuk mem­berikan bantuan ka­pa­da orang yang tepat. (MG13/B-3)