BUPATI Barut Nadalsyah meresmikan maskot sekolah SMPN 10 Muara Teweh diberinama “si Banyi” atau binatang lebah yang merupakan satu-satunya dan pertama sekolah yang memiliki sebuah maskot.


“Untuk itu pada kesempatan yang baik ini juga, saya mengucapkan selamat atas peresmian maskot sekolah yaitu “Si Banyi”. Tentunya ini merupakan kebanggan tersendiri bagi kepala sekolah, bapak/ibu dewan guru, komite sekolah dan siswa-siswi SMPN 10 Muara Teweh,” kata Nadalsyah saat meresmikan maskot sekolah sekaligus peringatan HUT ke-2 SMPN 10 Muara Teweh, Kamis (4/2/2016).


Nadalsyah berharap maskot itu menjadi sebuah motivasi sebagaimana halnya lebah “Sibanyi”. Binatang yang selalu melakukan hal-hal baik tanpa melakukan perusakan bagi lingkungannya.


Ini merupakan harapan bagi siswa/siwi SMPN 10 Muara Teweh, dapat mengambil sesuatu yang baik dan juga menciptakan hal-hal yang baik, sesuai dengan motto sekolah yakni “Berkah” Bertaqwa, Krea­tif dan Amanah.


“Saya selaku pimpinan daerah akan selalu membina dan mendukung program kerja yang disusun oleh SMP Negeri 10 Muara Teweh demi memajukan pendidikan,” katanya.


Nadalsyah mengatakan, SMP Negeri 10 Muara Teweh yang sudah memberikan andil berkarya dalam dunia pendidikan khususnya dalam mewujudkan cita-cita sekolah yang berwawasan lingkungan.


“Untuk ke depannya harapan kami, SMP Negeri 10 Muara Teweh selalu dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar lagi dalam dunia pendidikan di wilayah Barito Utara,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Nadalsyah juga menye­rahkan bantuan bibit buah-buahan dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (Distankannak), dan tanaman hias dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU). (DN/ANT/B-5)