NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menilai tanah di wilayah Kabupaten Lamandau cukup subur untuk budidaya tanaman pangan. Pun demikian jenis sayur mayur dan buah-buahan.

Hal demikian disampaikan Gubernur saat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus meninjau warga terdampak banjir di Kabupaten Lamandau, Minggu, 30 Oktober 2022.

Gubernur meminta setiap daerah baik kabupaten dan kota agar dapat lebih memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing, khususnya di Kabupaten Lamandau.

“Tujuannya agar daerah ini memiliki ketahanan pangan yang kuat dan yang paling penting bisa memiliki daya tangkal terhadap inflasi,” ujarnya

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota harus mengalokasikan anggaran dan menacanangkan program strategis khusus untuk ketahanan pangan.

Selain inflasi, sebut Gubernur, program strategis tersebut dapat menghindarkan daerah dari krisis pangan. Untuk mewujudkanya, Gubernur meminta Pemkab setempat mulai mempersiapkan lahanya.

“Siapkan lahanya, biarkan nanti bibitnya kami (Pemprov) yang sediakan. Iya, ambil saja bibitnya di provinsi,” tegas Gubernur.

Lanjutnya, apabila suatu daerah tidak memiliki ketahanan terhadap pangan maka secara otomatis dampak negatif akan timbul seperti salah satunya kelangkaan pangan yang dapat mengakibatkan tingginya harga bahan pangan di pasaran.

--page

“Nah tingginya harga pangan ini yang mengakibatkan inflasi, jadi daerah harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatu untuk memperkuat ketahanan pangan, sehingga inflasi dapat ditangani,” jelasnya.

Persoalan inflasi di Kalteng ini masih menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius, sebab dampak inflasi ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian daerah maupun kehidupan sosial masyarakat. (HENDI NURFALAH/B-11)