BORNEONEWS, Nanga Bulik – Penanganan banjir di Kabupaten Lamandau tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, sejumlah pihak swasta dan dunia usaha juga memiliki andil besar membantu para warga terdampak banjir.
Selain bantuan ribuan paket sembako dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, pihak swasta, Abdul Rasyid Foundation dan CBI Group menyalurkan sebanyak 5 ton beras, 5.000 bungkus mie instan, gula pasir 500 kilogram, minyak goreng 500 liter dan susu kental manis sebanyak 1000 kaleng.
Bahkan, perusahaan yang didirikan pengusaha nasional H Abdul Rasyid AS itu juga telah menyalurkan ratusan paket sembako untuk korban banjir yang tinggal di area perusahaan dibawah naungan CBI Group di wilayah Lamandau. Bantuan itu merupakan bukti kepedulian terhadap para korban.
Head of Supply Chain Management Ernis Desidistrisna mengatakan, penyaluran bantuan tersebut sebagai tindaklanjut dari instruksi Owner CBI Group, H Abdul Rasyid AS.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini saja untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir, selama bantuan masih diperlukan,” katanya.
Dengan bantuan yang terus mengalir ke Kabupaten Lamandau, Bupati Hendra Lesmana berharap dapat meringankan beban warga terdampak banjir. Pihaknya juga berjanji akan menyalurkan ribuan paket batuan sosial itu.
Terkait perhatian dunia usaha, orang nomor satu di Kabupaten Lamandau itu memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PT CBI Group dan Abdul Rasyid Foundation. Ia memastikan bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak banjir.
“Saya sangat mengapresiasi kepedulian dunia usaha yang turut serta bersama pemerintah menanggulangi banjir dan membantu warga yang terdampak,” sebutnya.
Bupati Hendra menyebut, penanggulangan bencana banjir ini merupakan tanggungjawab bersama. peran serta dunia usaha sangat diperlukan. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan semua stakeholder yang ada di Kabuapten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu.
“Terima kasih bagi semua pihak yang turut membantu para korban, khususnya dunia usaha yang beroperasi di Kabupaten Lamandau,” ucapnya.
--page
Sementara itu, sejumlah warga terdampak banjir mengaku bahwa mereka cukup senang adanya bantuan yang diterima. Dengan bantuan itu masyarakat bisa lebih fokus membersihkan tempat tinggal akibat terendam banjir.
“Kami banyak terimakasih adanya bantuan sembako ini,” kata Irsa, salah satu warga Kelurahan Nanga Bulik yang beberapa hari terakhir rumahnya terendam banjir.
Menurut Irsa, bantuan sembako tersebut sangat berarti bagi warga yang terdampak banjir, karena minimnya pasokan logistik makanan yang mereka punya. (HENDI NURFALAH/B-6)









