BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin mengajak masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya stunting yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, persoalan stunting di Indonesia pada umumnya menjadi masalah serius yang perlu dihadapi secara bersama, dan hal itu disebabkan karena kurangnya gizi salah satunya anemia.
"Masalah gizi ini perlu diperhatikan semenjak dini, khususnya bagi remaja putri jangan sampai kekurangan gizi agar terhindar dari penyakit anemia," katanya, Senin, 31 Oktober 2022.
Dia menjelaskan, timbulnya masalah gizi pada anak usia di bawah dua tahun, erat kaitannya dengan persiapan kesehatan dan gizi seorang perempuan untuk menjadi calon ibu, termasuk remaja putri.
Oleh sebab itu, diperlukan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti protein dan asupan kaya zat besi.
--page
Disebutkannya, saat ini juga sudah dijalankan program gerakan nasional aksi bergizi yang merupakan agenda nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI, dan digelar secara serentak di seluruh Indonesia.
Program tersebut bertujuan untuk menekan kasus stunting melalui pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri
"Remaja putri rentan terkena anemia yang merupakan salah satu faktor penyebab stunting. Melalui gerakan nasional aksi bergizi ini, diharapkan dapat meningkatkan literasi warga sekolah tentang pentingnya konsumsi gizi seimbang bagi anak dan remaja," tuturnya.
Tidak lupa ia pun mengajak terutama remaja putri agar dapat mnum tablet tambah darah secara teratur setiap minggu. "Jangan lupa makan buah dan sayur kaya vitamin C, E, dan A, serta lakukan aktifitas fisik atau berolahraga," imbuhnya. (DONNY D/B-5)









