JUVENTUS hanya bisa me­nang tipis saat menjamu Ge­noa di Juventus Stadium da­lam lanjutan Liga Italia Se­rie A, Kamis (4/2/2016) di­ni hari. Itupun berkat gol bunuh diri pemain Genoa, Sebastian De Maio.


Apapun hasil akhir laga, kemenangan itu tetap berarti penting bagi klub berjuluk La Vecchia Signora<> tersebut.


Sebab raihan tiga poin membuat I Bianconeri tetap membuntuti Napoli yang duduk di singgasana klasemen. Napoli sendiri berhasil mempertahankan tahtanya setelah pada saat yang sama membenamkan Lazio dengan skor 2-0.


Selain memastikan diri membuntuti Napoli, kemenangan atas Genoa menjadi yang ke-13 secara beruntun bagi Juventus di ajang Serie A. Ini merupa­kan rekor baru karena ca­tatan terbaik Bianconeri sebelumnya dipegang tim asuhan Antonio Conte yang mencatat 12 kemenangan berturut-turut pada musim 2013-2014.


Namun catatan kemenangan beruntun milik Juventus ini masih kalah bila dibandingkan dengan kemenangan beruntun milik Inter Milan. Pada musim 2006-2007,

Nerazzur­ri mampu mencatat 17 ke­me­nangan beruntun saat di­latih Roberto Mancini, yang juga merupakan rekor di Serie A.
Juventus memiliki kesem­pat­an terbuka untuk menya­mai atau bahkan me­lewati ca­tat­an musuh be­buyutan me­reka itu. Bahkan, entah kebetulan atau ti­dak,

‘Nyonya Tua’ bisa me­nyamai re­kor itu saat menjamu In­ter Milan di Juventus Stadium pada akhir Februari nanti. (Berbagaisumber/B-3)