POIN maksimal menjadi target utama Manchester City saat menjamu Leicester City di Etihad Stadium dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-24, Sabtu (6/2/2016) malam.
Tiga angka akan membuat the Citizens mengambil alih puncak klasemen dari tangan Leicester sekaligus memperbesar peluang meraih juara musim ini.
Tetapi bila kalah atau imbang, the Sky Blues akan sulit mengejar ketertinggalan poin dari sang rival disisa 13 laga ke depan.
City dan the Foxes kini berada di peringkat satu dan dua klasemen sementara Liga Primer Inggris. Keduanya hanya terpaut tiga poin. Karenanya, pemenang pada laga nanti akan memperkuat kans merengkuh trofi di akhir musim.
Sayang, Man City pada tengah pekan tadi tampil kurang meyakinkan setelah hanya mampu meraih kemenangan tipis atas tim peringkat 19, Sunderland.
Berbanding terbalik dengan Leicester yang di saat bersamaan tampil memukau dengan membungkam tim kaya sejarah Liverpool dengan skor akhir 2-0.
Meski begitu, hasil tidak memuaskan itu diyakini tidak akan memberi dampak signifikan terhadap performa the Citizens saat menghadapi the Foxes.
Sebab City tetaplah City. Tim yang bertabur bintang dengan kemampuan individu di atas rata-tara.
Oleh karenanya, the Citizens tetap berpeluang besar meraih poin maksimal pada laga nanti. Apalagi laga dihelat di depan pendukung sendiri.
Namun berkaca dari pertemuan pertama di musim ini di King Power Stadium, City kesulitan meraih kemenangan atas Leicester. Man City hanya mampu bermain imbang 0-0.
Walau begitu, pelatih City Manuel Pellegrini yakin anak asuhnya akan bereaksi berbeda pada pada laga nanti. “Kita lihat reaksi para pemain di partai
selanjutnya. Saya berharap tim bisa meraih hasil maksimal. Sebab setiap poin yang kami hilangkan akan membuat kami kesulitan tampil sebagai juara,” tegas juru taktik asal Chile ini.
Sementara itu, manajer Leicester Claudio Ranieri mencoba mempertahankan performa positif timnya mengingat dirinya mulai bermimpi meraih trofi Liga Primer.(Berbagaisumber/B-3)








