Laporan: RONI SAHALA (Palangka Raya)
SEKRETARIAT Dewan Pimpinan Daerah Golongan Karya (DPD Golkar) Kalimantan Tengah (Kalteng) di Jalan Imam Bonjol, Kota Palangka Raya, digaja ratusan orang dari berbagai ormas di tengah berlangsungnya pleno rekapitulasi suara oleh KPU Kalteng di Hotel Aquarius. Pengamaman terhadap markas pusat Tim Pemenangan pasangan calon gubernur Kalteng H Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail (SOHIB) ini dilakukan menyusul informasi adanya aksi sejumlah orang di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (5/2/2016) siang.
Pantauan di lapangan, terlihat puluhan orang mengenakan kaus Lembaga Swadaya Rakyat (LSR), Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) dan barisan Serba Guna (Banser) Golkar, PAN, serta banyak berpakaian bebas menunggu di depan kantor Golkar yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi pleno KPU Kalteng.
Ketua LSR, Agatis, mengaku bersama sekitar 30 orang personelnya bersikap netral, hanya turun untuk menghalangi kemungkinan gesekan dari pendukung pasangan yang kalah, yaotu Willy M Yoseph-Wahyudi K Anwar (WIBAWA) "Harapan kita tidak ada yang melakukan tindakan yang dapat merugijan diri sendiri," katanya.
Ketua Gerdayak, Yansen Binti, juga mengatakan, hanya sedang menunggu hasil pleno KPU. "Kita memang dapat informasi ada penumpukan masa di rumah paslon yang sepertinya akan bergerak melintasi sini. Tapi kita tegaskan ini bukan aksi memghadang. Kita hanya menunggu hasil plano KPU Kalteng dan jika menang beberapa akan menggelar aksi gundul rambut," kata Wakil Ketua Tim Pemenangan SOHIB itu.
Sebelumnya Ketua Tim Pemenangan H Abdul Razak meminta Banser parpol pendukung dan pengusung SOHIB untuk berjaga di DPD Golkar. Dia pun menginstruksikan seluruh masa yang ada untuk tidak mudah terprovokasi. (B-1)
SEKRETARIAT Dewan Pimpinan Daerah Golongan Karya (DPD Golkar) Kalimantan Tengah (Kalteng) di Jalan Imam Bonjol, Kota Palangka Raya, digaja ratusan orang dari berbagai ormas di tengah berlangsungnya pleno rekapitulasi suara oleh KPU Kalteng di Hotel Aquarius. Pengamaman terhadap markas pusat Tim Pemenangan pasangan calon gubernur Kalteng H Sugianto Sabran-Habib H Said Ismail (SOHIB) ini dilakukan menyusul informasi adanya aksi sejumlah orang di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (5/2/2016) siang.
Pantauan di lapangan, terlihat puluhan orang mengenakan kaus Lembaga Swadaya Rakyat (LSR), Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) dan barisan Serba Guna (Banser) Golkar, PAN, serta banyak berpakaian bebas menunggu di depan kantor Golkar yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi pleno KPU Kalteng.
Ketua LSR, Agatis, mengaku bersama sekitar 30 orang personelnya bersikap netral, hanya turun untuk menghalangi kemungkinan gesekan dari pendukung pasangan yang kalah, yaotu Willy M Yoseph-Wahyudi K Anwar (WIBAWA) "Harapan kita tidak ada yang melakukan tindakan yang dapat merugijan diri sendiri," katanya.
Ketua Gerdayak, Yansen Binti, juga mengatakan, hanya sedang menunggu hasil pleno KPU. "Kita memang dapat informasi ada penumpukan masa di rumah paslon yang sepertinya akan bergerak melintasi sini. Tapi kita tegaskan ini bukan aksi memghadang. Kita hanya menunggu hasil plano KPU Kalteng dan jika menang beberapa akan menggelar aksi gundul rambut," kata Wakil Ketua Tim Pemenangan SOHIB itu.
Sebelumnya Ketua Tim Pemenangan H Abdul Razak meminta Banser parpol pendukung dan pengusung SOHIB untuk berjaga di DPD Golkar. Dia pun menginstruksikan seluruh masa yang ada untuk tidak mudah terprovokasi. (B-1)


