BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna membantu pembangunan fisik rumah ibadah serta pengadaan peralatan pendukung berbagai badan dan organisasi kemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sebenarnya sudah mengadakan anggaran sebesar Rp 2.500.000.000 sebagai dana hibah.
Walau demikian hingga saat ini dari 59 badan dan lembaga kemasyarakatan yang ada, hanya 29 diantaranya yang telah mengajukan proposal penerima dana hibah yang telah tersedia tersebut.
Untuk itulah di aula Kantor Bupati Kobar, Rabu, 2 November 2022 digelar rapat koordinasi, monitoring dan evaluasi, pemberian hibah berupa uang dari Pemkab Kobar pada badan dan lembaga kemasyarakatan tahun anggaran 2022.
Pj. Bupati Kobar Anang Dirjo usai membuka kegiatan tersebut mengatakan harapannya agar 59 badan dan lembaga kemasyarakatan di Kobar bisa menerima dana hibah yang telah dianggarkan tahun ini.
"Karena sangat disayangkan bila dana hibah tersebut tidak bisa terserap sepenuhnya oleh badan dan lembaga kemasyarakatan. Terlebih saat ini sudah memasuki bulan November yang artinya sudah mendekati akhir tahun," jelasnya.
Dia mengatakan karena itulah rakor hari ini digelar guna mengetahui permasalahan atau kendala apa yang dihadapi penerima hibah sehingga saat ini baru 29 dari 59 badan dan lembaga kemasyarakatan yang telah mengajukan permohonan.
--page
"Bila badan atau lembaga kemasyarakatan kesulitan membuat proposal, pastinya akan dibantu. Silakan datang ke Pemkab Kobar, tentunya akan kami bantu. Mulai dari pembuatan proposal hingga pembuatan laporan pertanggungjawabannya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









