PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna meredam dampak inflasi yang terjadi akibar kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) kembali menggelar pasar murah di 6 kecamatan.

Pj. Bupati Kobar Anang Dirjo, Rabu, 2 November 2022 kegiatan yang dibuka di Rumah Jabatan Bupati jalan Pangeran Antasari Kelurahan Raja, 1 November 2022 adalah salah satu langkah sinergis, responsif, dan tepat sasaran dalam menyikapi potensi dampak inflasi.

“Kita dihadapkan pada resiko tantangan kestabilan ekonomi saat ini, tidak hanya akibat inflasi yang terjadi akibat kenaikan harga BBM, namun kondisi banjir yang sedang melanda masyarakat Kobar,” jelasnya.

Dia menjelaskan dalam kegiatan ini Pemkab kobar menyediakan total keseluruhan 1.186 paket yang berisi beras 5kg, minyak goreng kemasan 1 liter, Gula pasir kemasan 1kg, telur 1 piring bagi masyarakat di 6 kecamatan. Bagi masyarakat yang telah terdata, cukup membeli dengan harga Rp. 50.000 saja per paketnya karena telah disubsidi oleh Pemkab Kobar. 

"Pasar murah bersubsidi ini juga bertujuan sebagai salah satu sarana ruang publik untuk menjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sebagai wujud komitmen pemerintah daerah guna mendukung pemulihan ekonomi," jelasnya.

--page

Dia berharap penyelenggaraan kegiatan pasar murah bersubsidi, diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu dan yang terdampak inflasi.

"Tentunya dalam hal memenuhi kebutuhan barang pokok secara berkualitas dengan harga terjangkau, serta dapat menciptakan stabilitas harga barang pokok di pasaran," jelasnya.(WAHYU KRIDA/B-6)