SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini pihak rekanan masih berupaya maksimal untuk menyelesaikan pemasangan tiang lengkung di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

Jika selesai pengerjaannya, maka jalan tersebut akan menjadi terowongan cahaya, yang bukan hanya sekedar penerangan. Namun juga keunikannya akan menjadikan daerah tersebut sebagai ikon yang dimiliki Sampit dan satu-satunya di Indonesia. 

"Keunikannya dan desainnya tidak ada lagi di daerah lain. Sehingga, jika sudah selesai nantinya, maka trowongan cahaya ini merupakan satu-satunya di Indonesia," ujar Bupati Kotim Halikinnor, usai mengecek pengerjaan pemasangan tiang lampu lengkung tersebut, Kamis, 3 November 2022.

Dia mengatakan untuk pemesanan tiang yang sesuai keinginannya tersebut juga tidak mudah. Bahkan hanya satu distributor di Jakarta saja yang siap menyiapkan 192 tiang lengkung tersebut. 

"Kalau hanya tiang biasa yang lurus atau yang biasanya di taruh di median jalan banyak saja yang menawarkan, namun kalau tiang lengkung ini hanya satu, yakni di Jakarta," katanya.

Dia sengaja menjadikan jalan tersebut sebagai tempat ikon baru di Sampit. Karena selama ini jalan yang memiliki 4 ruas tersebut sangat gelap ketika malam hari. Belum lagi saat terjadi hujan, sering tergenang air. 

Hal itu menjadi keluhan masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lokasi sangat merasakan dampak negatifnya. Mulai dari yang berdagang kurang laku, dan hal lainnya. 

--page

"Melihat kondisi ini, saya teringat dan terinspirasi dengan trowongan Mina. Sehingga saya tuangkan untuk membuat trowongan cahaya di jalan ini," kata Halikinnor. 

Tidak hanya bagus saat dilihat pada malam hari. Namun, nantinya wilayah tersebut juga direncanakan menjadi tempat car free day. Karena juga akan disiapkan tempat untuk berjualan masyarakat. Baik itu cafe, resto, angkringan, dan lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)