BORNEONEWS, Palangka Raya - Bencana banjir yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai perlu ditangani secara menyeluruh.
Akademisi Universitas Palangka Raya, Marvy Sahay menilai, penanggulangan banjir di Kalteng sangat perlu dilakukan penataan ruang.
Penataan tersebut harus mengedepankan faktor-faktor lingkungan. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) juga perlu didorong oleh Pemprov maupun DPRD.
“Sebab, struktur penataan ruang kita saat ini jauh berbeda dengan yang dulu. Sudah banyak alih fungsi lahan yang dilakukan pada penataan ruang sebelumnya,” tuturnya.
Ia mengatakan, dengan pengaturan atau perencanaan ulang tata ruang, pemerintah dapat menentukan wilayah yang boleh dan tidak boleh dialihfungsikan seperti pada kawasan hutan, hutan produksi, kawasan pemukiman dan lain sebagainya.
--page
“Jelas perlu ada penataan ruang kembali, dan penataan ruang ini harus seimbang, antara ruang hijau dan yang bisa dialihfungsikan. Sebab, banjir ini terjadi karena sungai meluap,” tegasnya. (HERMAWAN DP/B-7)









