PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meminta daerah kabupaten/kota memiliki komoditas ketahanan pangan sendiri.

Ia meminta Kalteng untuk tidak bergantung sepenuhnya terhadap komoditi bahan pokok dari provinsi lain yang ada di Indonesia.

“Bumi Tambun Bungai masih kaya akan alamnya. Jadi apapun yang ditanam itu menghasilkan, tergantung kemauan dan inovasi dari pemerintah daerah,” sebut dia.

Sugianto mengingatkan untuk wilayah yang rawan banjir sebaiknya tidak membuat ketahan pangan yang bersifat tanam. Karena itu akan mati ketika banjir.

“Jika lahannya rendah, sebaiknya memelihara bebek, atau komoditi lainnya yang mampu saat musim hujan,” ungkapnya.

--page

Dia menjelaskan, kabupaten yang sangat parah terdampak banjir ada Sukamara, Pangkalan Bun, Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan termasuk Lamandau.

Hujan dengan intensitas tinggi di sebagian besar wilayah Kalteng membuat naiknya debit air sungai di beberapa daerah dan menyebabkan bencana banjir. (HERMAWAN DP/B-5)