PRESENTER Indra Bekti mengalami kerugian atas maraknya pemberitaan negatif tentang dugaan dirinya melakukan pelecehan seksual terhadap aktor sinetron Lalu Gigih Arsanofa.
Presenter ini kehilangan tawaran pekerjaan. Produk yang semula hendak memasangnya sebagai ikon, tiba-tiba membatalkan akibat pemberitaan dugaan pelecehan seksual.
“Gara-gara itu aku kehilangan pekerjaan. Ada satu, harusnya jadi ambassador. Itu enggak jadi. Aku mengalami kerugian materil dan imateril,” ungkap Indra Bekti dalam jumpa pers yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/2/2016).
Suami Aldilla Jelita ini meminta media massa, terutama infotainment, tidak lagi memuat pemberitaan tentang dugaan pelecehan seksual tersebut.
“Setop ya. Jangan tayangin lagi hal-hal yang tidak benar dan ada orang yang mau mendompleng ini, “ katanya.
Meski mengaku dirugikan, terbersit iba dalam hati Bekti atas efek yang kemungkinan dialami Lalu Gigih pascakasus ini.
“Kasihan dianya juga, karena dia tidak akan dapat tempat di hati masyarakat. Pastinya kena bully juga. Kalau pun dia mau bekerja di dunia entertaiment, pasti sudah enggak diterima. Jadi kasihan juga, “ jelasnya.
Dilaporkan Balik
Lantaran tidak terima difitnah, Indra Bekti akhirnya balik melaporkan Lalu Gigih atas pencemaran nama baik.
Sejak pekan lalu, beredar kabar Indra melakukan pelecehan terhadap aktor yang menjadi pemeran pembantu di film The Raid: Berandal itu.
Gigih bahkan telah melaporkan Bekti ke Polda Metro Jaya. Dalam laporannya, Gigih menyertakan bukti rekaman dan screen shoot percakapan.
Tapi hanya berupa rekaman suara yang di dalamnya tidak ada ucapan Indra mengajak berhubungan badan.
Laporan Gigih itu kemudian ditolak karena dianggap tidak memenuhi syarat.
Indra yang awalnya bungkam akhirnya gerah juga.
Ditemani kuasa hukum Nanda Persada, Muhammad Milano dan Teguh Putra A Lubis, Bekti melaporkan Gigih ke Polda Metro Jaya.
“Yang dilaporkan adalah Pasal 27 Ayat 3 jo Pasal 45 UU ITE. Dimana dalam Pasal 27 ayat 3 terkait dengan adanya penyerangan terhadap kehormatan dari saudara Indra Bekti,” jelas Milano, Senin (1/2/2016).
Hal yang mendorong Bekti melaporkan ialah pemberitaan tentang dugaan pelecehan seksual tersebut sudah sangat mengganggu kehidupan keluarga Bekti dan istri, Aldilla Jelita.
“Telah melakukan menyiarkan bukti yang kita sendiri tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Intinya kami membantah seluruh keterangan yang diberikan Gigih. Kalau keberatan, silakan lakukan upaya hukum,” kata Milano.
Bekti sedih saat tahu informasi yang beredar di media massa. Ayah dua putri itu pun kecewa dengan pemberitaan yang menyudutkannya. (MTV/B-6)








