PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Akademisi Universitas Palangka Raya, Marvy Sahay menyarankan pemerintah melakukan tiga hal mendasar untuk mengatasi masalah banjir Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ia meminta pemerintah untuk melakukan upaya jangka pendek, menengah dan jangka secara serius sebagai langkah mitigasi menangani dan mencegah banjir.

“Upaya jangka pendek dan menengah dapat dilakukan dengan mempersiapkan sarana dan prasarana dalam menghadapi kebencanaan,” tuturnya.

Termasuk pengelolaan sampah yang baik, terutama di daerah aliran air dan sungai, serta melakukan pengerukan pada sungai-sungai yang mulai dangkal.

“Untuk jangka panjangnya ya RTRWP itu tadi. Sebab, kita tidak bisa untuk tidak membangun, karena kita di Kalteng pastinya ingin merasakan pembangunan yang sama seperti di daerah lain, terutama di Pulau Jawa,” ungkapnya.

--page

Namun, dia mengingatkan dalam melakukan pembangunan wilayah atau kawasan harus mengedepankan wawasan lingkungan. “Karena percuma kita membangun infrasruktur yang bagus, tapi terjadi banjir. Ini tentu akan menyusahkan kita juga,” tambahnya. (HERMAWAN DP/B-7)