BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara akan cairkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mensuport Tim Penanggulangan Banjir yang saat ini mengatasi bencana banjir di Kelurahan Padang dan Kelurahan Mendawai.
"Belanja tidak terduga ini kita arahkan untuk tanggap darurat bencana yang saat ini SK bupatinya masih perpanjangan untuk keempat kalinya," kata Sekda Sukamara, Rendi Lesmana, Sabtu, 5 November 2022.
Dana tersebut digunakan untuk oprasional yang berkaitan dengan dapur umum, juga ketersediaan BBM untuk oprasional yang saat ini masing-masing dinas mulai kewalahan karena setiap hari standby dimasing-masing posko.
"Jadi ini untuk BBM, dapur umum juga untuk kesiapan pasca bencana, karena merelokasi mereka ketempat masing-masing juga butuh biaya. Jadi kita paham sekali," ujarnya.
Rendi menambahkan untuk ketersediaan logistik kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak banjir di Keluranan Mendawai dan Kelurahan Padang dipastikan aman hingga Januari 2023 mendatang, dimana cadangan beras yang ada saat ini mencapai 92 ton dan baru digunakan sebanyak 8 ton.
Logistik bagi warga banjir tersebut disupport melalui kerjasama dengan sejumlah distributor, dan juga dari bantuan dunia usaha terutama untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi dapur umum yang memang disiapkan hingga pasca banjir nanti.
--page
"Jadi untuk kebutuhan logistik seperti beras dan kebutuhan pokok atau makanan sehari hari kita suplai melalui distributor termasuk untuk kebutuhan gas disediakan oleh BUMD," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)









