PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mengusulkan kepada pemda khususnya Provinsi Kalteng agar tahun depan anggaran program ketahanan pangan lebih ditingkatkan.

Hal itu bertujuan untuk mempekuat ketahanan pangan di Kalteng, sehingga berbagai hal terkait krisis pangan dan ketergantungan daerah dengan provinsi lain serta terjadinya inflasi dapat dicegah.

"Karena kami rasa ketahanan pangan ini penting untuk diperkuat, baik di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, dan lain-lain. Hal ini untuk mencegah terjadinya  kekurangan stok pangan daerah maupun inflasi," ujarnya, Minggu, 6 November 2022.

Terlebih lagi, lanjut dia, isu-isu yang beredar dari tingkat pusat hingga daerah dan dunia pada umumnya, tahun-tahun kedepan akan terjadi krisis pangan hampir di seluruh negara di dunia akibat berbagai hal yang terjadi saat ini, seperti dampak Covid-19 maupun perang Rusia-Ukraina.

Tentu setiap daerah harus menyikapi hal itu dengan lebih memperhatikan yang berkaitan dengan pangan. Sehingga, jika memang benar terjadi krisis pangan, setiap daerah dan Indonesia pada umumnya siap menghadapinya dengan memperkuat program ketahanan pangan.

--page

Selain itu, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, pemerintah juga harus dapat mendukung masyarakat khususnya para petani dengan memberikan bantuan bibit pertanian, perikanan, peternakan, pupuk, pakan ikan dan lain sebagainya. Sehingga, usaha masyarakat di setiap bidang itu dapat dimanfaatkan untuk kebaikan daerah.

"Kalau tidak dari sekarang kapan lagi kita akan mandiri dalam hal ketahanan pangan. Jadi ini perlu diperhatikan. Perkuat program pertanian, peternakan, perikanan, dan lain-lain. Setidaknya kita bisa memenuhi kebutuhan daerah terlebih dahulu, kalau memang bisa secara nasional akan lebih baik," imbuhnya. (DONNY D/B-7)