NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) bertujuan membangun data kependudukan tunggal atau satu data. Dengan begitu kedepan bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan menjadi tepat sasaran.

“Dengan menggunakan data tunggal maka pelaksanaan berbagai program pemerintah seperti penyaluran bantuan sosial (bansos) akan tepat sasaran kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana, Senin, 7 November 2022.

Bupati Hendra menghadiri acara pembukaan rapat koordinasi daerah Pendataan Awal Regsosek 2022 Kabupaten Lamandau di aula Bappeda dan Litbang.

Penggunaan data kependudukan tunggal menjadikan semua kegiatan dan program pemerintah berjalan secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien.

Pengembangan Regsosek harus dilakukan secara komprehensif karena memiliki potensi pemanfaatan yang luar biasa besar. Kemudian kedepannya harus dimutakhirkan secara berkala, sebab kegiatan Regsosek hanya sebagai basis data awal.

--page

Oleh karenanya, lanjut dia, partisipasi masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan sangat penting. Hal ini untuk mendukung pengumpulan dan pembaharuan data secara berkesinambungan terutama pemerintah daerah hingga level desa dan kelurahan.

“Ke depannya data Regsosek dapat dioptimalkan pemanfaatannya dalam setiap perencanaan dan implementasi program pembangunan di Lamandau,” kata Hendra.

Diketahui, pendataan awal Regsosek Tahun 2022 akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Oktober 2022 hingga 14 November 2022 pada seluruh kecamatan, desa serta kelurahan yang ada di Kabupaten Lamandau.

“Dari dukungan yang luar biasa dari TNI, Polri dan masyarakat serta perusahaan, kami optimis Regsosek 2022 di Lamandau akan terlaksana dengan sukses,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/B-11)