LAPORAN BUDI YULIANTO (Palangka Raya)

TERLIHAT berdiri sebuah dapur umum ketika pendataan aset bekas anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Balai Latihan Kerja, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 7, Sabtu (6/2/2016) berlangsung.

Dapur Umum itu ternyata didirikan oleh Tagana Kota Palangka Raya setelah mendapat instruksi dari pemerintah. Anggota Tagana, Sugeng kepada Borneonews mengatakan dapur umum tersebut untuk menyediakan makanan bagi para eks anggota Gafatar. “Informasinya berdiri sampai tanggal 20 Februari,” ucap Sugeng.

Kabarnya, bekas anggota Gafatar akan dievakuasi ke tempat tersebut. Namun Kepala Badan Kesbangpolinmas Kota Palangka Raya Januminro mengatakan, itu bukan untuk evakuasi, melainkan untuk eks anggota Gafatar yang hendak tinggal di tempat tersebut akan difasilitasi.

“Jadi ini pendataan. Namun kalau mereka ingin tinggal di sini khususnya bagi mereka yang dibarakan atau bukan di kilometer 16, fasilitasnya lengkap. Kapasitasnya 80 orang,” katanya.

Selain menyediakan tempat untuk eks anggota Gafatar, pemerintah juga memberikan bantuan logistik untuk bekas Gafatar yang ada di Jalan Pramuka, di jalur Tjilik Riwut Km 16. “Sekarang sedang diantar. Sudah berangkat. Bantuan logistik berupa beras, mie, kecap dan minyak goreng. Ini supaya mereka yang disana bisa merasa nyaman,” tandasnya. (BY/B-10)