PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Siswandi meminta kepada pemda supaya dapat memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 jangan sampai kehabisan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Palangka Raya.

Menurutnya untuk memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 itu menjadi tugas Pemprov Kalteng melalui instansi terkait yang berwenang menyalurkan vaksin ke kabupaten dan kota serta yang meminta langsung pengadaan ke pemerintah pusat.

"Kita ketahui bersama bahwa Covid-19 ini masih belum benar-benar berakhir, jadi keberadaan vaksin masih diperlukan. Nah, pastikan stok jangan sampai kehabisan, karena itu bisa menghambat pemberian vaksin kepada masyarakat," ucapnya, Rabu, 9 November 2022.

Dia mengatakan apabila stok vaksin di daerah sudah menipis ada baiknya segera meminta kembali ke pemerintah pusat, jangan sampai stok vaksin kosong baru meminta pengadaan. Sebab, hal itu akan sangat berpengaruh terhadap pemberian vaksin bagi masyarakat di daerah-daerah.

Pemberian vaksin Covid-19 tentunya memiliki jangka waktu, misalkan antara pemberian dosis pertama ke dosis kedua senggang waktunya yakni sekitar 28 hari dan itu juga tergantung jenis vaksin apa yang diberikan bahkan ada yang satu sampai tiga bulan.

Sehingga apabila terlambat maka masyarakat akan mengulang kembali pemberian vaksinasi tersebut mulai dari awal. Hal ini tentu sangat merugikan bagi masyarakat, sebab banyak waktu dan tenaga yang terbuang. Oleh karenanya, penting bagi pemda memastikan stok vaksin selalu tersedia.

--page

"Apalagi sekarang vaksinasi booster masih belum kelar, dan itu perlu terus dilanjutkan hingga memenuhi target maksimal. Harapan kita juga seluruh kabupaten dan kota di Kalteng ini apabila kehabisan stok vaksin agar segera berkoordinasi dengan pemprov, supaya proses pemberian vaksin kepada masyarakat di daerah bisa terus berjalan," tandasnya. (DONNY D/B-11)