KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Masyarakat diminta ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam upaya mencegah terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. 

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat personel TNI dan Polri dari Koramil 1015-14 Kuala Pembuang dan Polsek Seruyan Hilir, kompak memberikan sosialisasi. 

Demi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi pada musim kemarau di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir, Polsek Seruyan Hilir bersama Koramil 1015-14 Kuala Pembuang rutin turun ke lapangan menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. 

Kapolres Seruyan AKBP Gatot Istanto, melalui Kapolsek Seruyan Hilir Ipda Fahroni menjelaskan pelaksanaan sosialisasi  sebagai bagian dari sinergitas TNI-POLRI dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.

"Kami selalu bersinergi memberikan sosialisasi bahkan selalu siap diterjunkan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir," katanya, Rabu, 9 November 2022.

--page

Hari ini pihaknya memberikan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, kepada masyarakat dan para petani yang ada di Desa Pematang Limau Kecamatan Seruyan Hilir. 

Kemudian, pihaknya yang tergabung dalam Satgas Karhutla Kecamatan mengimbau masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Meskipun kondisi cuaca di sebagian wilayah Kabupaten Seruyan masih turun hujan namun Polri bersama TNI tetap melaksanakan sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan," ucapnya. 

Dalam sosialisasi turut disampaikan, bahwa akan ada sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, agar bisa menimbulkan efek jera bagi yang sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. (FAHRUL/B-5)