BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelumnya telah memberikan izin penggunaan darurat (UEA) atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin Merah Putih atu vaksin Inavac.
Kepala BPOM, Penny K. Lukito menyampaikan efek samping dari vaksin Merah Putih sebanding dengan vaksin Coronavac. Hal itu berdasarkan hasil uji klinik vaksin.
“Efek samping yang paling sering terjadi adalah nyeri lokal, demam, nyeri otot dan sakit kepala” kata Penny.
Penny mengatakan vaksin merah putih menunjukan tidak ada kematian dan antibodi netralisasi pada vaksin secara umum, sebanding dengan vaksin Coronavac.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu, 9 November 2022 pasien sembuh bertambah dua orang.
--page
Pasien sembuh masing-masing dari Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Pulang Pisau. Sedangkan, jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan. (HERMAWAN DP/B-5)









