BORNEONEWS, Muara Teweh - Asisten II Setda Barito Utara H Rahmad Muratni mengatakan pelatihan transformasi digital menuju koperasi modern ini bertujuan agar para peserta dapat mengerti dan mampu menerapkan teknologi digital dalam pengelolaan koperasi.
“Karena digitalisasi merupakan suatu keniscayaan. pilihannya hanya ada dua, terlibat atau terlibas,” kata Asisten II Setda Barito Utara H Rahmad Muratni membacakan sambutan bupati pada pembukaan kegiatan pelatihan pelatihan transformasi digital menuju koperasi modern bagi pengurus koperasi dan pelatihan vokasional kerajinan berbahan dasar rotan bagi pelaku usaha mikro dan kecil Kabupaten Barito Utara tahun 2022, di aula MTsN Muara Teweh, Rabu, 9 November 2022.
Menurut Asisten II, urgensi dan signifikansi digitalisasi koperasi sejalan dengan tantangan era revolusi industri 4.0 yang menuntut seluruh kegiatan ekonomi bergeser dari metode konvensional menjadi lebih modern.
“Pandemi Covid-19 juga turut mengakselerasi pergeseran tersebut, dimana kegiatan usaha dan ekonomi berubah dari yang semula offline menjadi online serta penggunaan teknologi digital yang lebih masif,” kata dia lagi.
Karena itu, ia menambahkan digitalisasi koperasi merupakan sebuah tuntutan agar koperasi terus berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. “Dan bagi peserta pelatihan vokasional kerajinan berbahan dasar rotan, sesuai dengan namanya “Vokasional”, saudara akan mempelajari teori dan praktek secara proporsional yang berorientasi pada peningkatan keterampilan saudara dalam mengolah kerajinan berbahan dasar rotan,” katanya.
--page
Dirinya juga berharap kiranya narasumber atau pengajar berkenan menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami oleh para peserta, sehingga ilmu dan pengetahuan yang diterima dapat diaplikasikan dengan baik.
“Kepada peserta pelatihan saya berharap saudara-saudara dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya dan berdiskusi dengan pengajar yang ada. Sehingga setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan kepada seluruh peserta memiliki kompetensi pengetahuan dan keterampilan serta dapat menerapkannya,” kata Rahmad Muratni.
Sehingga mampu mengembangkan usaha, menciptakan lapangan pekerjaan atau berwirausaha serta meningkatnya ekonomi, pendapatan keluarga.
“Kita juga berharap melalui kegiatan ini dapat menanggulangi dampak pasca Covid-19 dan inflasi daerah yang terjadi saat ini,” pungkasnya.(RAMADHANI/B-5)









