PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid menilai nama Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia Nusantara sudah sangat tepat, dan pihaknya menyambut baik atas pemberian nama tersebut oleh Presiden RI dan juga telah ditetapkan dalam undang-undang tentang IKN baru Indonesia.

Rasyid mengatakan secara umum istilah Nusantara yaitu untuk menggambarkan kepulauan Indonesia yang membentang dari ujung Sumatera hingga Papua. Artinya ada semangat pemerataan pembangunan yang digaungkan dengan menamakan IKN baru Nusantara.

"Nusantara ini kan ibu kota masa depan Indonesia. Jadi sudah saatnya pembangunan dilakukan secara merata, terlebih lagi pulau Kalimantan berada ditengah-tengah. Karena memang hingga sekarang pembangunan di Indonesia ini secara umum masih belum terlalu merata," ucapnya, Kamis, 10 November 2022.

Selain itu, pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke pulau Kalimantan tepatnya di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) akan banyak memberikan dampak positif terhadap pembangunan di berbagai sektor termasuk pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Merujuk pada perkembangan sejumlah negara yang telah berhasil memindahkan IKN-nya semua mengalami perkembangan pesat dan maju. Hal inilah yang mungkin ditiru Indonesia, sehingga supaya masyarakat memahami terkait hal tersebut pemerintah perlu mensosialisasikannya secara masif agar dapat dipahami.

Menurut Rasyid, pindahnya IKN dari DKI Jakarta ke Kaltim hal itu tidak serta merta membuat Jakarta menjadi sepi kedepannya, sebab IKN di Kaltim itu disiapkan sebagai pusat pemerintahan dan Jakarta dijadikan sebagai pusat bisnis, sehingga akan tetap ramai dengan berbagai keunggulan yang dimiliki.

--page

"Jadi, di IKN baru itu fokusnya menjalankan roda pemerintahan, sedangkan DKI Jakarta dan provisni lainnya tetap menjalankan peranannya masing-masing seperti biasanya. Kita tidak perlu berpikir negatif atas pemindahan IKN ini yang kita perlu pikirkan itu yakni kemajuan Indonesia kedepan," tutupnya. (DONNY D/B-11)