BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan, Sakariyas menuturkan jika pembangunan patung pahlawan nasional yang juga Gubernur Kalteng pertama, Tjilik Riwut yang dibangun di bundaran kantor bupati rencananya bakal diresmikan akhir tahun tepatnya 31 Desember 2022.
Demikian diutarakan Bupati Karingan, Sakariyas usai menghadiri upacara Hari Pahlawan di halaman kantor bupati, Kamis, 10 November 2022.
"Pembangunan patung itu saat ini hampir selesai, dan dalam waktu dekat ini kami akan datang ke pengrajinnya itu untuk menguji lab terkait kualitas bahannya," katanya. Pasalnya, bahan pembuatan patung itu dibuat tidak sembarangan, yakni dari bahan perunggu.
"Patung pahlawan nasional Tjilik Riwut itu akan kita resmikan tanggal 31 Desember 2022 mendatang," ujarnya.
Sakariyas juga mengatakan menjelang pergantian tahun itu rencananya Pemkab Katingan juga menggelar mala tutup tahun dan menyambut tahun baru, yang dipusatkan di sekitar Bundaran Bupati Katingan tersebut.
"Nanti akan ada festival pertunjukan budaya, ada pertunjukan kesenian dan lain-lain, termasuk saat peresmian patung tersebut nanti akan kita undang keluarga pahlawan nasional Tjilik Riwut," katanya.
Selain keluarga dan anak-anak Tjilik Riwut, Bupati juga bakal mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakar Katingan lainnya.
Sakariyas menambahkan, pada ornamen patung tersebut nantinya bakal ada relive, sehingga anak-anak sekolah maupun masyarakat umum lainnya dapat mengetahui sejarah patung pahlawan nasional Tjilik Riwut tersebut.
--page
"Masyarakat bisa melihat sejarahnya pak Tjilik Riwut ini, sebab selama ini anak-qnak tahunya dari buku saja,".
Sehingga, imbuh Bupati Sakariyas tidak ada lagi perbedaan pendapat mengenai patung tersebut. Pasalnya pihaknya telah mengundang keluarga besar dan anak-anaknya, tokoh masyarakat, dan tokoh agama termasuk telah dibuat berita acaranya.
"Berita acara mengenai pembuatan patung Tjilik Riwut itu ada, jadi kalau ada yang ngomel-ngomel lagi saya akan perlihatkan berita acara bahwa kita setuju dengan model patungnya begini," tambahnya.
Untuk desain patung tersebut, lanjut Sakariyas, bangunan patung Tjilik Riwut itu mengenakan seragam tentara, namun tidak megang seniata.
"Kalau kemarin kan banyak protes ya enggak tahu juga, sebab saya ikut apa maunya keluarga besar beliau bagaimana desainnya," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya Patung Tjilik Riwut di Bundaran Kantor Bupati Katingan roboh beberapa waktu lalu, sehingga patung tersebut rusak. Kini patung tersebut kembali dibangun okeh pemerintah daerah dan rencananya bakal diresmikan 31 Desember 2022. (ABDUL GOFUR/B-6)









