PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang menegaskan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) akan mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) untuk menurunkan angka stunting di wilayah Bumi Handep Hapakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Perempuan Pertama Pulpis itu usai membuka pelatihan kejuruan Tata Boga untuk peningkatan ketahanan pangan, masyarakat sekitar hutan, belum lama ini.

"Saya harap camat, lurah, kepala desa dan seluruh pihak yang terlibat dapat berperan aktif, serta berkontribusi mendukung Program Dashat," ucap Taty sapaan akrab Bupati Pulpis itu.

Ia menyampaikan, stunting merupakan salah satu isu nasional sehingga untuk mengatasinya diperlukan usaha bersama agar lebih proaktif mendukung penurunan angka stunting, termasuk saling bersinergi dengan dunia usaha. 

Menurutnya, pencanangan Dapur Sehat Atasi Stunting menjadi salah satu strategi dan inovasi dari BKKBN dalam program penurunan angka stunting.

--page

Dahsat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting dan bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat didalam angka percepatan upaya penurunan stunting dengan pendekatan korvergensi/KB ditingkat desa atau kalurahan.

"Dashat ini berupa penyediaan makanan padat gizi dengan bahan lokal dan diperuntukan bagi kelompok sasaran dan masyarakat umum," jelasnya.

Sementara itu Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pulang Pisau dr Bawa Budi Raharja melalui Sekretaris Dinas Ma’ruf Kurhki mengatakan pihaknya telah beberapa kali menggelar kegiatan sosialiasi Dapur Sehat Atasi Stunting ke Kampung KB.

Kegiatan itu selain percepatan penurunan stunting juga dalam rangka program Bangga Kencana. 

”Tentunya kita berharap melalui kegiatan sosialisasikan Program Inovasi Dashat ke Kampung KB dapat membantu dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Pulang Pisau,” katanya. 

Ma’ruf menjelaskan bahwa program Dashat merupakan inovasi pemenuhan Gizi seimbang dengan memanfaatkan makanan pokok, seperti sayuran, buah-buahan, lauk pauk dan lainnya yang ada di desa tersebut dengan sasaran keluarga berisiko stunting di desa.

--page

Saat ini juga kata Ma’ruf, pihaknya telah menugaskan Desa untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Dashat yang selanjutkan di pertemuan berikutnya akan dilaksanakan demo memasak yang bekerjasama dengan ahli gizi di Kabupaten Pulang Pisau.

"Guna mendukung pelaksanaan program DASHAT itu, pada pertemuan selanjutnya kita akan menggelar demo memasak dengan mengundang Ahli Gizi," pungkasnya. (ang)