PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Munculnya wacana atau usulan kepala daerah dipilih oleh DPRD dari ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menuai tanggapan dari berbagai kalangan termasuk salah satunya Legislator Kalteng, Duwel Rawing.

Duwel mengatakan wacana itu muncul karena didasari untuk menghindari terjadinya korupsi dan juga masih adanya politik uang disaat pemilihan umum (pemilu) berlangsung terutama pemilihan kepala daerah baik itu provinsi maupun kabupaten dan kota.

"Saya rasa usulan itu perlu ditanggapi dengan serius, karena pendapat Ketua MPR RI itu ada benarnya. Selain politik uang juga pemimpin yang terpilih kadang lupa memperjuangkan nasib masyarakatnya, sebab fokus berpikir mengembalikan modal," ucapnya, Jumat, 11 November 2022.

Duwel menjelaskan pikiran fokus mengembalikan modal tersebut menjadi cikal bakal terjadinya korupsi. Karena hal itu dipicu lebih dari 30 tahun penghasilan resmi kepala daerah tidak pernah ada kenaikan signifikan yang bisa merubah pola pikir untuk tidak melakukan korupsi.

Selain itu, pemilihan langsung hanya akan berhasil memenuhi misi memajukan kesejahteraan umum dan mensyaratkan pemilih harus cerdas atau memiliki pendidikan yang cukup dan tingkat kesejahteraan sudah memadai.

Akan tetapi, pada dasarnya masih hanya terdapat sedikit masyarakat yang memiliki pendidikan tinggi dan tingkat kesejahteraan yang memadai, sehingga bagi masyarakat miskin yang memiliki kesejahteraan rendah sangat rentan dengan politik uang.

--page

Di sisi lain, pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung juga berdampak terhadap anggaran. Di mana anggaran yang digunakan tidaklah sedikit dan selama pelaksanaannya juga cukup melelahkan sebab banyak tahap yang dilalui.

"Terlepas dari itu wacana ini hanyalah sekedar usulan saja belum berarti apa-apa, jangan sampai menjadi polemik. Tapi kalau menurut pandangan saya pribadi wacana ini sangat masuk akal dan perlu untuk diseriusi," tuturnya. (DONNY D/B-11)