SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Barito Timur mengintesif­kan program patroli malam. Kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan menindaklanjuti informasi warga terkait pemanfaatan fasilitas umum sebagai lokasi tindak kenakalan remaja.


Menurut Kepala Satpol PP Bartim Samberto, patroli difokuskan di sejumlah tempat yang dinilai terindikasi ataupun rawan sebagai lokasi kenakalan seperti Bumi Perkemahan Bangi Wao, Eks Kantor Kesbangpol di kawasan Janah Munsit, eks Kantor Pengadilan ataupun eks Pasar Relokasi Tamiang Layang.


“Kegiatan ini sifatnya rutin dilaksanakan. Lokasi-lokasi itu menurut informasi yang kami terima sering dijadikan tempat untuk menghisap lem fox, mabuk-mabukan ataupun berpacaran,” kata Samberto, akhir pekan tadi.


Dirinya mengungkapkan, sejauh ini belum ada remaja yang digiring akibat tertangkap patroli. Namun demikian harus diakui, pihaknya kerap menemukan bekas aksi kenakalan yang berserakan di lapangan.


Disinggung mengenai penjadwalan kegiatan, Samberto menerangkan gelaran patroli dilaksanakan tanpa terjadwal alias bersifat sewaktu-waktu. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari kebocoran informasi.


Dalam patroli, lanjut Samberto, pihaknya juga berupaya seminimal mungkin menghindari kecurigaan pelaku aksi kenakalan. Anggota yang diturunkan ke lapangan diinstruksikan menggunakan fasilitas dan pakaian biasa tanpa atribut satuan.


“Sejauh ini belum ditemukan pelanggaran di lapangan. Namun demikian kami akan terus menggencarkan patroli demi ketertiban aset yang sesuai peruntukkannya,” timpalnya.


Dirinya menambahkan, temuan pelanggaran dalam patroli akan dikenakan langkah penindakan. Oknum bersangkutan akan diproses se­suai ketentuan yang berlaku. Hal itu untuk memberikan pelajaran dan efek jera bagi pelaku. (Tbs/B-5)