PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kobar tahun ini menganggarkan dana sekitar Rp20 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama (Kolam).
Dana ini, diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Kobar. Pengerjannya sendiri, dimulai dari kilometer 10 dari arah Pangkalan Bun.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kobar, Juni Gultom, realisasi anggaran ini akan dilakukan untuk pengaspalan di dua titik. Pertama di jalan dari kilometer 10 sepanjang 3 kilo meter hingga kilometer 13. Sementara satu titiknya lagi, akan diprioritaskan untuk pengaspalan jalan di dekat bundaran Mahkota Kecamatan Kolam sepanjang 700 meter.
“Dana itu akan kami bagi di dua titik untuk pengerjaan jalannya. Dimulai dari kilometer 10 sampai kilometer 13, dan pengaspalan juga di jalan yang ke arah Bundaran Mahkota,” kata Juni di jalan Ahmad Yani, Pangkalan Bun, Senin (8/2/2016).
Khawatir kelanjutan
Sebelumnya, beberapa pihak sempat khawatir akan kelanjutan pembangunan jalan penghubung kecamatan dan antarkabupaten tersebut. Pasalnya, tahun ini tidak ada alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2016.
Namun, pembangunan jalan tersebut tetap akan dilanjutkan dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
“Pemerintah daerah telah menyiasati agar DAK yang terkucur untuk Kobar, yang bersumber dari APBN TA 2016 dialokasikan untuk pembangunan jalan tersebut,” imbuhnya
Selain memprioritaskan dua titik dari arah Pangkalan Bun dan dari arah Kecamatan Kolam, dana Rp20 miliar tersebut juga selebihnya untuk penanganan yang bersifat insidental seperti penimbunan dan lain sebagainya.
Samsul (34 tahun), sopir travel yang melayani rute Pangkalan Bun ke Kabupaten Sukamara dan sebaliknya mengaku bersyukur akan ada pengaspalan baru.
Meski tak terlalu panjang, namun pengaspalan tersebut cukup membantu. “Ya syukurlah, sebenarnya kami para sopir travel dan masyarakat berharap dikerjakan sampai tuntas. Tapi kalau memang anggarannya kurang ya mau bagaimana lagi,” ucapnya.
(CP/B-7)


