PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah diminta turun tangan mengatasi kenaikan positivity rate Covid-19 nasional yang menunjukan angka hingga 16 persen dalam 6 minggu terakhir.

“Adanya tren peningkatan kasus Covid-19 dalam 6 minggu terakhir ini perlu ditangani oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah, utamanya di tingkat provinsi,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Ia mengatakan, peningkatan positivity rate dinilai bisa terjadi karena masyarakat yang melakukan testing Covid-19 merupakan orang yang bergejala atau kontek erat dan bukan orang sehat. Sehingga kemungkinan untuk positifnya menjadi lebih tinggi.

Wiku mengingatkan perlunya memperhatikan jumlah kematian, pasalnya dalam sepekan terakhir telah meningkat sebanyak 232 kematian, jika dibandingkan minggu-minggu sebelumnya yang berkisar 70-160 kematian.

“Artinya, dalam enam pekan terakhir, baik kasus positif, kasus aktif, maupun kematian mengalami kenaikan kurang lebih dua kali lipat,” katanya.

--page

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu 13 November 2022, secara kumulatif, total kasus konfirmasi Covid-19 berjumlah 59.651 kasus, pasien sembuh 57.796 orang, dan pasien meninggal dunia 1.720 orang.

Sedangkan kasus aktif yang dirawat di rumah sakit ada 62 orang dan yang isolasi mandiri ada 73 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 96,89 persen, dalam perawatan 0,23 persen, dan meninggal 2,88 persen. (HERMAWAN DP/B-7)