PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau  - Untuk menahan laju inflasi di Kalimantan Tengah (Kalteng) khususnya Kabupaten Pulang Pisau, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) kembali gelar Pasar Penyeimbang. 

Kegiatan yang dipusatkan di halaman GPU Kota Pulang Pisau itu akan dilaksanakan mulai 14-17 November 2022.

“Kegiatan hari ini dilaksanakan sampai tanggal 17 November 2022. Ini kembali kita lakukan dengan alokasi subsidi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulpis sebesar 40 juta. Dengan berbagai jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat," kata Kepala Disperindagkop, Eliezer Jaya.

Mewakili Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, Eliezer menyampaikan, laju tingkat inflasi itu disebabkan adanya kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu sangat berdampak pada masyarakat, salah satunya dengan ikut sertanya kenaikan harga-harga bahan pokok.

Ia juga menyebutkan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Disperindagkop Pulpis telah melaksanakan beberapa program kegiatan dalam menahan laju inflasi, seperti pasar murah di 7 Kecamatan.

--page

"Kegiatan sudah kita lakukan sejak bulan September kemarin di 7 Kecamatan.  Kemudian ditindaklanjuti lagi dengan Pasar Penyimbang yang pertama digelar pada akhir bulan Oktober 2022 hingga saat ini," ucapnya.

Eliezer juga mengungkapnya, dalam pelaksanaan pasar penyeimbang, pihaknya berkerja sama dengan beberapa pihak diantara  penyediaan bahan beras dengan Bulog Shop Kapuas. 

Selain itu pihaknya juga melibatkan retail, baik dari Indofood maupun Indomaret dan dan beberapa bahan kebuputah pokok lainnya.

"Bulog Shop Kapuas menyediakan beras sebanyak 2,5 sampai 3 Ton. Selain itu, juga ada jenis ikan, yakni ikan patin dan ikan nila, gula pasir, minyak goreng, telur, LPG 3 kg sebanyak 560 tabung, bawang merah dan bawang putih. Retail menyediakan berbagai jenis produk mie instan dengan harga di bawah harga yang ada di pasar harian,” tegasnya.

Kegiatan itu menurutnya tujuan digelarnya program itu mengingat tingkat inflasi Kalimantan Tengah sudah di kisaran angka 7,1 persenl dan berdasarkan data terkini diatas nasional yang hanya dikisaran 5,71 persen.

--page

“Pasar Penyeimbang ini kita laksanakan beberapa tahap. Terakhir akan dilaksanakan pada bulan Desember. Untuk saat ini kita laksanakan selama 4 hari sampai tanggal 17 November 2022. Ini sesuai instruksi Ibu Bupati Pulang Pisau. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, bisa membantu masyarakat. Selain menahan laju inflasi juga untuk menahan tingkat daya beli masyarakat,” tutupnya. (ang)