BORNEONEWS, Puruk Cahu - Luapan air Sungai Babuat yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Tanah Siang Selatan dan Kecamatan Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya akibat intensitas hujan kembali menyebabkan banjir bandang.
Di mana Desa Bantian sebagai ibu Kota Kecamatan Sungai Babuat kembali di terjang banjir bandang, Senin, 14 November 2022.
Luapasan sungai karena hujan yang mengguyur sejal Minggu malam mengakibatkan Sungai meluap dan menggenangj sejumlah rumah warga ternasuk akses jalan dan jembatan.
Kepala Desa Bantian, Yoel saat dikonfirmasi Senin kemarin via ponsel mengatakan banjir terjadi pagi Senin dan menggenangi beberapa rumah warga.
Luapan banjir karena tingginya curah hujan yang terjadi dalam durasi beberapa jam, sehingga sungai Babuat yang melintasi desanya meluap.
Akibatnya aktifitas masyarakay lumpuh ternasuk sekolah juga terpaksa meliburkan siswanya karena akses jalan yang tergenang air.
--page
Namu jelasnya banjir bandang kali ini tidak begitu parah dan hanya merendam beberapa rumah, tetap tetap membuat aktifitas masyarakat terganggu.
Meski memang di desanya memang beberapa kali diterjang banjir bandang karena luapan sungai.
"Desa kami tepat di lintasan sungai Babuat dan memang saat curah hujan tinggi tidal jarang terjadi banjir bandang. Namun biasanya tidak berlangsung lama, sekitar siang atau sore hari air akan surut kembali" katanya.
Lebih lanjut dikatakan akibat banjir bandang kali ini, kolam ikan masyarakat rusak, termasuk kolam ikan yang dibangun oleh Dinas Ketahanan Pangan. Dimana banyak ikat yg lepas dan dipastikan habis.
--page
Tidak hanya itu, beberapa tiang lampu lenerangan jalab juga mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi. (Trs)









