KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - DPRD Kabupaten Kapuas telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Hamparan Mitra Abadi (HMA) dan tiga kepala desa (kades) serta mantir adat membahas terkait lahan sawit.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas, Darwandie, diikuti sejumlaha anggota DPRD. Dihadiri manajemen dari PT HMA, Kades Tumbang Sirat, Kades Dirung Koram, Kades Tanggirang, dan Mantir Adat Tumbang Sirat.

"Ada beberapa poin hasil RDP kemarin sore, yang dituangkan ke dalam berita acara rapat dengar pendapat," kata Darwandie, Selasa, 15 November 2022.

Berdasarkan berita acara hasil rapat yang tertuang dalam berita acara yang ditandatangani para pihak, Senin, 14 November 2022 menyepakati lima poin sebagai berikut:

Pertama, PT HMA pada bulan Desember 2022 melakukan sosialisasi ulang terhadap aspek legal, progres dan rencana kerja dan aktivitas yang sedang dan akan dilakukan saat ini. 

--page

Kedua, PT HMA segera membentuk tim terpadu dengan tugas kitusus melakukan survei, inventarisasi, pengukuran dan pemetaan lahan di area kerja PT HMA

Ketiga, PT HMA bersama dengan tim terpadu menetapkan dan memutuskan nilai harga ganti rugi, serta menetapkan kepemilikan yang berhak menerima ganti rugi.

Keempat, PT HMA sebelum melakukan aktivitas di lahan kawasan izin diwajibkan melakukan dan menunaikan kegiatan ritual adat manyanggar, dan kelima daftar hadir terlampir.

Sementara, Manajer Humas PT HMA, Rosi Andreas menyambut baik adanya RDP ini, sehingga semakin tahu dinamika yang ada di masyarakat. 

"Memang kita sudah sampaikan kita pernah bersosialisasi. Kita diminta ulang sosialisasi lagi kita juga berpikir positif. Kita mendukung," ucap Rosi.

--page

Lebih lanjut, dijelaskannya bahwa baru memulai operasional di Kabupaten Kapuas, sehingga perlu dukungan-dukungan. Dukungan seperti inilah dari Pemkab, DPRD diharapkan supaya menciptakan iklim yang kondusif di Kapuas.

"Kita masih baru. Namanya perusahaan baru, banyak hal yang menjadi PR. Tapi kami yakin kami ingin memajukan juga daerah Kapuas dan kami ingin berinvestasi di Kapuas, saya pikir semuanya positif," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)