BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jelang pelaksanaan Pemilu 2024, pemilihan umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat (Kobar), lakukan bernagai persiapan di antaranya pembentukan badan Adhoc penyelenggara pemilu.
Badan Adhoc merupakan sebuah badan yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan kerja KPU terkait pemilu, baik di tingkat kecamatan, kelurahan maupun Tempat Pemungutan Suara (TPS).
KPU Kobar pun menggelar rapat koordinasi yang melibatkan seluruh elemen, baik dari pemerintah daerah, forkopimda, seluruh camat hingga organisasi masyarakat, Selasa,15 November 2022.
Pj. Bupati Kobar Anang Dirjo dalam pembukaan kegiatan tersebut menjelaskan diperlukannua peran seluruh lapisan pemerintahan untuk dapat bersinergi dalam menyukseskan rekrutmen badan adhoc.
"Sehingga dapat terbentuk badan ad hoc yang berlaku adil, jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab. Memang, dalam pembentukan badan ad hoc PPK dan PPS tidak akan lepas dari berbagai tantangan dan permasalahan, mulai dari dukungan personel kesekretariatan badan ad hoc sampai dengan keterbatasan sarana dan prasarana pendukung," jelasnya.
Untuk itulah Pemkab Kobar akan mendukung demi suksesnya Penyelenggaraan Pemilu 2024. “Sesuai amanat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pada Pasal 434 terkait peran pemerintah dan pemerintah daerah, Pemkab Kobar, siap untuk memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan,” jelasnya.
Ketua KPU Kobar Chaidir menjelaskan pelaksanaan Pemilu 2024 nantinya dinilai akan membuat kewalahan petugas pelaksanaan pemilu khususnya yang bertugas di KPPS
"Tentunya dengan persiapan pembentukan badan Ad Hoc, harapannya bisa dijaring SDM yang terbaik yang berkualitas sehingga memahami alur kerja memahami terhadap alur atau tahapan pemilu 2024. Intinya dalam rapat sekaligus sosialisasi ini kami menyampaikan dan mengajak pemerintah daerah dan jajarannya mulai sampai pada Camat dan kepala desa dan kelurahan untuk bersama-sama membantu kami dalam proses rekrutmen petugas penyelenggara pemilu lengkap 2024 tersebut," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









