LAPORAN: CECEP HERDI (Pangkalan Bun)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) tahun ini mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2016 senilai Rp19 miliar lebih untuk peningkatan infrastruktur jalan di Kecamatan Pangkalan Banteng.
DAK tersebut dibagi menjadi beberapa paket penanganan jalan. Di antaranya Rp18 miliar untuk peningkatan jalan dengan panjang 7,2 kilometer pada sejumlah wilayah di Pangkalan Banteng. Pembangunan Box Culvert sebanyak 3 buah dengan nilai anggaran Rp432 juta lebih.
Selain itu, pembangunan jalan dua paket dan pemeliharaan jalan tiga paket serta pemeliharaan jembatan satu paket senilai sekitar Rp700 juta. "Sesuai visi dan misi Bupati, jalan poros desa akan menjadi prioritas pembangunan. Tahun ini total untuk penanganan infrastruktur jalan di Pangkalan Banteng senilai Rp19.188 juta lebih," kata Juni Gultom, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kobar, Selasa (9/2/2016).
Juni menjelaskan, peningkatan jalan dengan total sepanjang 12 kilometer itu tersebar di sejumlah desa, seperti di Desa Sungai Pakit, jalan poros desannya akan diaspal sekitar 2,5 kilometer. Selain di sana, ada beberapa spot jalan juga yang akan diaspal seperti di Simpang Berambai. "Kita prioritaskan jalan yang menuju desa yang kontruksinya sudah sulit dilalui," kata dia.
Sementara itu, Bupati Kobar, Bambang Purwanto bertekad membangun jalan poros desa secara bertahap untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, suatu desa bisa cepat pertumbuhannya terutama dari segi perekonomiannya jika didukung dengan akses jalan yang baik.
"Jalan poros desa akan terus kita benahi meskipun secara bertahap, komitmen pemerintah daerah akan terus kita jaga untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselarasan seluruh desa di Kabupaten Kobar, terutama desa yang terpencil," jelas Bambang Purwanto. (CP/B-7)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) tahun ini mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2016 senilai Rp19 miliar lebih untuk peningkatan infrastruktur jalan di Kecamatan Pangkalan Banteng.
DAK tersebut dibagi menjadi beberapa paket penanganan jalan. Di antaranya Rp18 miliar untuk peningkatan jalan dengan panjang 7,2 kilometer pada sejumlah wilayah di Pangkalan Banteng. Pembangunan Box Culvert sebanyak 3 buah dengan nilai anggaran Rp432 juta lebih.
Selain itu, pembangunan jalan dua paket dan pemeliharaan jalan tiga paket serta pemeliharaan jembatan satu paket senilai sekitar Rp700 juta. "Sesuai visi dan misi Bupati, jalan poros desa akan menjadi prioritas pembangunan. Tahun ini total untuk penanganan infrastruktur jalan di Pangkalan Banteng senilai Rp19.188 juta lebih," kata Juni Gultom, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kobar, Selasa (9/2/2016).
Juni menjelaskan, peningkatan jalan dengan total sepanjang 12 kilometer itu tersebar di sejumlah desa, seperti di Desa Sungai Pakit, jalan poros desannya akan diaspal sekitar 2,5 kilometer. Selain di sana, ada beberapa spot jalan juga yang akan diaspal seperti di Simpang Berambai. "Kita prioritaskan jalan yang menuju desa yang kontruksinya sudah sulit dilalui," kata dia.
Sementara itu, Bupati Kobar, Bambang Purwanto bertekad membangun jalan poros desa secara bertahap untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, suatu desa bisa cepat pertumbuhannya terutama dari segi perekonomiannya jika didukung dengan akses jalan yang baik.
"Jalan poros desa akan terus kita benahi meskipun secara bertahap, komitmen pemerintah daerah akan terus kita jaga untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselarasan seluruh desa di Kabupaten Kobar, terutama desa yang terpencil," jelas Bambang Purwanto. (CP/B-7)


