BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, mengintruksikan seluruh Dinas Pendidikan setempat untuk dapat membantu pembentukan ketahanan pangan di tingkat sekolah.
Menurutnya, untuk menangani lonjakan inflasi daerah, harus dilaksanakan dari tingkat paling bawah seperti sekolah. Untuk itu setiap sekolah harus mampu memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan yang lebih produktif.
"Saya melihat di sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah banyak memiliki lahan tidur yang belum terkelola. Lahan kosong ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan di daerah sekitar," katanya, Rabu, 16 November 2022.
Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah memberikan dukungan pengembangan ketahanan pangan sekolah, salah satunya dengan membentuk agen ketahanan pangan milenial di tiap satuan pendidikan.
"Kami akan mengintegrasikan agen ketahanan pangan milenial di sekolah melalui aplikasi dari Dinas Pendidikan dengan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan, agar dapat lebih dioptimalkan," tuturnya.
--page
Selain itu, dirinya berharap melalui Pameran Inovasi Pendidikan dapat menumbuhkan jejaring wirausaha generasi muda yang kreatif dengan memberdayakan sumber daya alam guna untuk keperluan usahanya. (NOPRI/B-7)









