PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mengatakan pembangunan daerah dapat diwujudkan dengan baik melalui sinergitas antara legislatif dan eksekutif. Sinergi itu dengan merumuskan pelaksanaan program prioritas.

Komisi II telah menggelar rapat bersama mitra kerja dari Pemprov Kalteng. Dalam rapat tersebut telah dibahas mengenai Rencana Kerja Anggaran (RKA) APBD 2023.

"Dalam rapat itu antara eksekutif dan legislatif bersama-sama menentukan program yang nantinya akan menjadi prioritas pembangunan selanjutnya," kata Rasyid, Rabu, 16 November 2022.

Rasyid menjelaskan pembahasan RKA APBD 2023 tersebut juga tidak serta merta membahas program prioritas, namun juga pada penyesuaian setiap anggaran yang ditubuhkan. Menurutnya, hal ini penting dilakukan terlebih tahun 2023 mendatang sudah memasuki tahun politik.

"Untuk RKA APBD 2023 memang sudah seharusnya dibahas di 2022. Jadi, nantinya bisa dilakukan penyesuaian-penyesuaian yang dibutuhkan, apalagi tahun 2023 masuk tahun politik. Pembahasan RKA APBD ini juga dilaksanakan oleh setiap komisi di DPRD Kalteng, jadi kita tinggal menunggu hasil pembahasannya nanti," jelasnya.

Disisi lain, Rasyid mengungkapkan jika pihaknya akan terus mendukung setiap program Pemprov Kalteng selama program yang dicanangkan tersebut benar-benar ditujukan untuk kemajuan Kalteng dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pada dasarnya, legislatif maupun eksekutif itu punya tujuan yang sama, yakni menyejahterakan masyarakat dan memajukan daerah. Terbukit, di mana selama ini sudah banyak kemajuan yang dihasilkan oleh pemda. Dan sebagai mitra, kami memiliki fungsi sebagai pengawas, sekaligus mendorong pemerintah untuk terus bergerak maju," tutupnya. (DONNY D/B-6)