PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir diwilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah hingga saat ini meluas. Tercatat sedikitnya melanda 17 Kelurahan dan 1.559 jiwa terdampak dengan jumlah Kepala Keluarga 658 serta 468 rumah

"Kesepakatan bersama SOPD, Forkopimda dan Camat serta Lurah bahwa Kota Palangka Raya sudah memasuki tanggap darurat banjir," kata Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Rabu, 16 November 2022.

Untuk itu Pemerintah Kota Palangka Raya bergerak cepat memberikan pelayanan bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Salah satu upaya awal pemerintah Kota Palangka Raya yakni telah  mendirikan posko tempat pengungsian, dapur umum serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Untuk status tanggap darurat ini kita tetapkan selama 14 hari," jelas Emi saat ditemui usai mendirikan posko di Jalan Arut.

Pantauan borneonews.co.id, debit air khususnya di Jalan Anoi dan Mendawai mengalami peningkatan. Sejumlah warga melakukan evakuasi dibantu petugas BPBD serta beberapa  relawan lainya. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)