BORNEONEWS, Palangka Raya - Para korban banjir di wilayah mendawai mulai di evakuasi ke posko BPBD yang bru saja di bangun setelah naiknya status menjadi tanggap darurat Bencana.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani memgatakan saat ini warga yang terdampak banjir sudah mulai dievakuasi ke Posko BPBD di Jalan Arut.
"Malam ini ada sekitar 12 pengungsu yang terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu yang di evakuasi. Warga yang di evakuasi ini dari wilayah Jalan Mendawai 1 dan Jalan Anoy yang cukup parah terdampak banjir," ungkapnya saat di temui saat memantau posko, Rabu 16 November 2022.
Selanjutnya untuk konsumsi dan makan para pengungsi akan disediakan dapur umum yang nantinya akan dibangun di Kantor BPBD Kota Palangka Raya untuk mengantisipasi keributan masyarakat.
"Mulai malam ini pemgsungsi sudah mendapatkan konsumsi, selanjutnya besok dan seterusnya akan di bangun dapur umum yang ditempatkan di kantor BPBD kota," terangnya.
Sementara itu, salah seorang pungungsi, Arbiayani mengatakan bahwa pihaknya mengungsi lantaran tempat tinggalnya sudah terendam banjir dan tidak memungkinkan untuk bertahan.
"Kondisi banjir udah cukup tinggi, kurang lebih 30 cm, dan kondisi air terus naik, maka dari itu saya bersama keluarga memutuskan untuk mengungsi di posko saja," singkatnya. (AGUS/B-6)









