DPRD Kabupaten Barito Utara mendukung eksekutif soal rencana pengadaaan alat transfusi trombosit untuk penangananpenderita penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Barito Utara Set Enus Y Mebas usai melakukan kunjungan ke RSUD Muara Teweh bersama dengan Bupati Nadalsyah dan sejumlah kepala SKPD terkait laporan masyarakat tentang adanya sejumlah pasien yang dirawat di rumah sakit lantaran terkena kasus penyakit DBD, Sabtu (6/2/2016) lalu.
“Kami prinsipnya jika ada usulan dari Pemerintah Kabupaten terkait masalah kesehatan akan sangat mendukung, sebab pelayanan kesehatan memang menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Set Enus, Selasa (9/2/2016).
Pria yang akrab disapa Enus ini menerangkan, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, kendala mereka dalam menangani pasien yang terkena penyakit DBD adalah peralatan untuk melakukan transfusi trombosit yang sekarang masih belum ada. “Jadi jika ada pasien yang trombositnya turun dibawah 50 ribu, terpaksa dilarikan ke rumah sakit di luar daerah.” Imbuahnya.
Jadi, lanjut Enus, alat untuk transfusi trombosit ini penting untuk peningkatan pelayanan RSUD Muara Teweh yang selama ini masih dirasa kurang dalam pemberian pelayanan terhdap masyarakat.
“Kami tentunya akan mendukung sesuai fungsi legislatif, sehingga harapan kita rumah sakit ini menjadi rujukan untuk daerah aliaran sungai (DAS) Barito dapat terwujud,” katanya.
Dalam hal pemberantasan nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD, Enus meminta Dinas Kesehatan agar melakukan fogging sampai ke dalam rumah warga, agar nyamuk penyebab DBD benar-benar mati.
Di samping itu, politisi PDIP tersebut juga mengimbau masyarakat agar melaksanakan 3M plus, yaitu menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air, serta kegiatan pencegahan salah satunya seperti menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
(DN/B-5)


