SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pria bernama Anthoni (24), ditemukan tewas mengapung dalam parit perkebunan kelapa sawit yang berada di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

Kondisinya cukup mengenaskan karena sudah mulai mengeluarkan aroma bau tidak sedap. Kemungkinan, pria tersebut sudah beberapa hari meninggal. 

"Saat ditemukan, kondisi jenazah dalam keadaan mengapung. Sehingga langsung dievakuasi," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Telawang Ipda Rakhmat Effendi, Kamis, 17 November 2022.

Belum diketahui penyebab korban tewas. Namun saat ini, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, untuk dilakukan autopsi. 

Mayat tersebut ditemukan mengapung di dalam parit oleh satpam dan sejumlah warga. Saat itu, mereka mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat. 

--page

Sehingga, mereka mencari sumber bau tersebut, hingga melihat sesosok mayat dengan kondisi mengapung di parit. Melihat jenazah tersebut, mereka langsung melaporkan kepada aparat kepolisian. 

Tim Inafis Polres Kotim langsung datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk diautopsi. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)