BORNEONEWS, Palangka Raya - Lurah Langkai, Sri Wanti berharap ada donatur memberikan bantuan bagi warganya yang terdampak banjir. Dia menyebutkan, warga terdampak di wilayahnya sudah mencapai 1.500 KK, sementara bantuan masih kurang.
"Harapan kami ada bantuan dari pemerintah maupun dari para donatur. Karena kami juga keterbatasan kalau mau memberikan semuanya secara merata," katanya, Kamis, 17 November 2022.
Sementara ini pihak kelurahan memberikan bantuan berupa makanan siap santap dan menyediakan posko pengungsian. Di Posko ini ada petugas medis dari Puskesmas Marina untuk memberikan layanan kesehatan gratis.
Bantuan untuk korban banjir bisa dalam bentuk apa saja. Misalnya, air mineral. Apalagi untuk ibu-ibu, anak-anak dan lansia sangat butuh asupan air agar tetap sehat. Apa jadinya ketika para pengungsi dikasih makan tapi dehidrasi karena kehausan.
"Bisa juga makanan, pakaian, selimut obat dan popok bayi, selimut, makanan ringan dan lain-lain yang bisa disumbangkan. Bantuan bisa langsung diserahkan ke Posko di samping kantor PDAM," ujarnya.
Dia menuturkan wilayah terparah di Flamboyan bawah yang berada di pinggir Sungai Kahayan karena wilayahnya merupakan dataran rendah. Dari hasil pantauannya di lapangan semua rumah sudah terendam.
"Semua rumah sudah terendam, bahkan dapur milik warga sudah tidak bisa digunakan untuk memasak lagi," pungkasnya. (HENDRI/B-11)
Lurah Langkai Harapkan Sumbangan Donatur untuk Korban Banjir
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kualitas Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Komentar (0)
Memuat komentar…







