BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalteng berharap adanya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) memberikan dampak nyata di masyarakat.
“TPAKD bukan hanya kegiatan seremonial saja, melainkan memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat di daerah masing-masing melalui program kerja yang ditetapkan,” harap Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy di Aula Jayang Tingang, Kamis, 17 November 2022.
Otto mengingatkan program tersebut masuk program kerja yang dapat meningkatkan pemberdayaan perempuan, sehingga dapat mendorong pelaku usaha perempuan agar terus berinovasi.
“Serta secara tidak langsung melindungi perempuan dari berbagai stigmatisasi, stereotip, kekerasan berbasis gender dan kontruksi sosial lain yang merugikan,” tambahnya.
Ia berharap program kerja Bumdes Aksi Berkah, Kredit Melawan Rentenir Betang Berkah, dan Website Akses Keuangan akukalteng dapat memberikan dampak dan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Terutama untuk dapat mengakses produk dan layanan jasa keuangan serta menambah wawasan/pengetahuan terkait dengan karakteristik, manfaat, dan risikonya.
--page
“Pada akhirnya akan berdampak bagi peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)








