PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta warga mewaspadai ancaman korsleting listrik yang terjadi saat banjir. Terutama bagi warga yang masih memilih bertahan di rumah meskipun sudah kebanjiran.

"Tempat kita ini masih hujan terus ditambah luapan sungai-sungai besar, banjir masih terus meningkat. Saya minta warga berhati-hati karena potensi korsleting listrik mungkin terjadi," katanya, Jumat, 18 November 2022.

Menurutnya korsleting listrik saat banjir dapat dipicu dari terendamnya saluran listrik, baik berasal dari barang elektronik maupun stop kontak yang ditempatkan sembarangan.

"Korsleting yang seperti ini tak hanya menjadi penyebab kebakaran, tetapi justru lebih berbahaya. Genangan air yang masuk rumah bisa saja teraliri listrik dan ini sangat membahayakan," ujarnya.

Dia menyarankan agar warga bisa segera mengungsi ke posko yang sudah disediakan. Namun jika ada keluarga yang rumahnya tidak banjir bisa mengungsi sementara di sana.

Selama di posko, warga juga tidak perlu khawatir karena pemerintah memastikan kebutuhan hidup para pengungsi banjir akan terjamin, terutama kebutuhan tempat tidur, air bersih, makanan, minuman serta layanan kesehatan. (HENDRI/B-6)