KASONGAN –

BORNEONEWS,  Kasongan - Seorang bayi mungil berjenis kelamin perempuan ditemukan warga yang tengah berburu biawak.

Bayi malang tersebut ditemukan pada Kamis, 17 November 2022, di sebuah tempat keramat di areal perkebunan kelapa sawit kebun plasma KKD,  PT Karya Dwiputra atau KDP,  Desa Tumbang Marak,  Kecamatan Katingan Tengah,  Kabupaten Katingan. 

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo melalui Kapolsek Katingan Tengah,  Iptu Affan Efendi Batubara,  Jumat,  18 November 2022 mengatakan bayi tersebut ditemukan oleh Bayu yang tengah berburu di kebun plasma II KKD PT KDP Desa Tumbang Marak sekitar pukul 15.30 WIB. 

Bayi tersebut sengaja dibuang oleh pelaku yang tidak lain ibu kandungnya berinisial  La, yang juga mandor pupuk PT KDP perumahan plasma II PT KDP Desa Tumbang Marak.

Kronologi kejadiannya,  kata Kapolsek Katingan Tengah,  Iptu Affan Efendi Batubara, pada Senin, 14 November 2022, La  saat sedang bekerja merasa sakit perut.

--page

Pada saat hendak menuju pulang,  La merasa tidak tahan dan ingin buang air besar atau BAB. 

Karena merasa lemas, La berbaring, dan tanpa sadar janin yang berada di dalam perutnya keluar (melahirkan).

La langsung mengambil bayinya dan membungkusnya dengan jaket yang digunakannya agar bayinya aman.

La kemudian menitipkan bayinya ke sebuah rumah yang ditemuinya di ujung kebun KKW PT KDP yang tidak tahu cara menyebutkan alamatnya dan tidak mengetahui nama tempat menitipkan bayinya tersebut.

Pada Selasa, 15 November 2022 La mendatangi rumah tempat menitipkan bayinya tersebut untuk memandikan dan menyusui bayinya dan kembali menitipkannya untuk sementara.

Pada keesokan harinya atau pada Rabu, 16 November 2022 La kembali datang ke rumah tersebut dan menyusui serta merawat bayinya dan kembali meninggalkannya untuk dititip.

--page

Pada hari Kamis, 17 November 2022  La kembali mengunjungi bayinya dan mengambil dari orang yang dititipinya bayi tersebut, kemudian La memasukkan ke dalam sebuah tempat keramat kecil dengan dibungkus kain jaket miliknya dan meninggalkannya.

La kemudian pergi. Pada sore harinya bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Bayu yang sedang berburu biawak.

Bayu mendengar adanya tangisan bayi di dalam sebuah keramat dan memeriksanya.

Setelah mengetahui ada seorang bayi di dalam keramat tersebut, Bayu langsung menghubungi sekurity PT KDP untuk mengamankannya.

Pihak perusahaan saat itu juga melaporkan penemuan bayi ini kepada pihak Polsek Katingan Tengah. 

Tidak berapa lama,  polisi kemudian mengamankan ibu dari bayi tersebut. 

--page

Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan La, bayi tersebut merupakan hasil hubungan antara dirinya dengan Asisten QC PT ADS yang notabene sudah berumahtangga, sehingga menyembunyikan kehamilannya.

Saat ini Polsek Katingan Tengah sedang mendalami permasalahan tersebut dengan melakukan penyelidikan untuk menentukan langkah tindakan kepolisian selanjutnya. (ABDUL GOFUR/B-5)