BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seakan kurang beretika dan tidak memahami tugas jurnalis, seorang perawat di ruang (Neonatal Intensive Care Unit) atau NICU RSUD Tamiang Layang mengusir wartawan Borneonews yang ingin memantau kondisi terkini bayi dalam kardus yang ditemukan pukul 03.45 di sebuah langgar di Tamiang Layang, Minggu, 20 November 2022.
Saat itu sekitar pukul 11.00 WIB, Borneonews mendatangi ruang UGD RSUD Tamiang Layang untuk mengkonfirmasi kondisi terkini bayi malang tersebut.
Kemudian petugas di ruang UGD mengarahkan ke ruang NICU karena bayi itu sedang dirawat di ruang itu.
Selanjutnya Borneonews mendatangi ruang NICU. Saat itu dua perawat perempuan yang sedang bertugas sedang berada di ruang perawatan dengan beberapa bayi dalam inkubator sehingga Borneonews tetap menunggu di luar ruangan.
Saat kedua perawat tersebut selesai menangani pasiennya dan kembali ke ruang kantor, Borneonews mendatangi dan memperkenalkan diri dengan tanda pengenal yang dikalungkan di leher.
"Kami tidak tahu kami hanya merawat di sini," jawab petugas berkaos polo biru dengan nada kurang ramah saat Borneonews menyampaikan keinginan untuk mengetahui kondisi terkini bayi yang ditemukan.
Lalu Borneonews kembali menanyakan siapa pejabat yang memiliki wewenang dan bisa dimintai penjelasan. Namun bukan penjelasan atau arahan yang diterima, malah Borneonews langsung diusir keluar.
"Bapak keluar saja dari ruangan ini," ucapnya dengan nada kasar. Direktur RSUD Tamiang Layang Vinny Safari yang dihubungi beberapa kali oleh Borneonews lewat sambungan telepon tidak menanggapi.
Hingga berita ini diturunkan, pesan WhatsApp yang dikirim Borneonews untuk mempertanyakan sikap perawat tersebut belum ditanggapi. (BOLE MALO/B-6)
Perawat NICU RSUD Tamiang Layang Usir Wartawan yang Konfirmasi Kondisi Bayi yang Ditemukan
Bagikan:

TAMIANG LAYANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Yonif TP 924 Gencarkan Patroli dan Edukasi Warga Cegah Karhutla
Pemkab Bartim Perkuat Posbankum Desa, Dorong Penyelesaian Sengketa Warga Lewat Mediasi
Misnawaty Perkuat Sinergi PKK, Dekranas dan Posyandu untuk Sejahterakan Warga Barito Timur
Yamin Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta, Perkuat Akses Keuangan Masyarakat Barito Timur
Wabup Barito Timur Tekankan Pentingnya Perluasan Akses Pasar agar UMKM Naik Kelas
Hotspot Barito Timur Terus Menurun, Tiga Titik Terdeteksi di Banua Lima
Komentar (0)
Memuat komentar…







