BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Korban diduga tenggelam berinisial M (31) warga Kecamatan Selat ditemukan mengapung dengan kondisi sudah tak bernyawa di DAS Kapuas tepanya di Handil Batu, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh pada Minggu, 20 November 2022.
Kapolres Kapuas, AKBP Qori Wicaksono melalui Kasatreskrim Iptu Iyudi Hartanto mengatakan kronologis penemuan jasad korban bermula saat saksi mendapatkan laporan dari warga yang saksi tidak kenal karena kebetulan warga tersebut melintas di DAS Kapuas, Desa Budi Mufakat bahwa ada mayat mengapung di tengah DAS Kapuas, Handil Batu Kelurahan Pulau Kupang.
"Kemudian saksi- saksi melakukan pengecekan sesuai dengan petunjuk laporan warga tadi. Setelah melakukan pengecekan memang benar di temukan satu mayat seorang laki-laki yang mengapung di tengah sungai dengan posisi telungkup dengan tidak menggunakan baju dan menggunakan celana pendek warna kuning," kata Iptu Iyudi Hartanto kepada wartawan.
Lalu, warga meminggirkan mayat tersebut ke pinggir sungai agar tidak hanyut kembali dan menunggu bantuan untuk di tarik ke Kelurahan Pulau Kupang dan di bawa menggunakan Speed Boat menuju Pelabuhan Danau Mare.
"Kemudian dilanjutkan dengan jenazah di bawa menggunakan mobil ambulan relawan ke rumah sakit," ucapnya.
--page
Lebih lanjut, Kasat membeberkan awal kejadian, menurut keterangan para saksi bahwa pada tanggal 18 November 2022 sekitar pukul 19.00 WIB korban diduga mengkonsumsi miras jenis arak di Pelabuhan Danau Mare.
"Saat itu diduga korban merasa kepanasan dan melepas pakaian yang hanya menggunakan celana pendek warna merah muda lalu korban menceburkan diri ke sungai DAS Kapuas tepatnya di bawah Pelabuhan Danu Mare," bebernya.
Setelah beberapa saat korban tidak muncul ke permukaan, kemudian para saksi-saksi beserta masyarakat sekitar yang melihat berupaya mencari korban dibantu oleh Satpolairud Polres Kapuas, Posmil Angkatan Laut, relawan dan lainnya.
Hingga akhirnya jasad korban ditemukan mengapung dengan kondisi meninggal dunia di DAS Kapuas Handil Batu, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh pada Minggu, 20 November 2022. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)









