BORNEONEWS, Palangka Raya - Jelang akhir tahun perkembangan Covid-19 kembali meningkat, termasuk di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng). Dengan adanya ancaman varian baru, yakni Omicron Subvarian XBB, tentunya antisipasi akan gelombang baru penyebaran Covid-19 harus diwaspadai.
Terkait hal tersebut, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kalteng, salah satunya RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya yang juga menjadi rujukan perawatan Covid-19 tingkat provinsi.
“Untuk antisipasi peningkatan kasus Covid-19 termasuk ancaman varian baru ini, telah kami lakukan sampai dengan awal tahun depan,” kata Direktur RSUD Doris Sylvanus, Yayu Indriaty.
Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai sumber daya, mulai dari sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan (nakes) termasuk relawan, Fasilitas IGD, Rawat Jalan, sampai Rawat inap tetap dibuka.
“Kemudian alat serta logistik pemeriksaan dan terapi juga masih cukup, serta vaksinasi tetap dilakukan,” kata Direktur RSUD Doris Sylvanus, Yayu Indriaty.
--page
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu 20 November 2022 secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 59.817 kasus, pasien sembuh 57.870 orang, dan pasien meninggal dunia 1.721 orang. (HERMAWAN DP/B-5)









