BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Gerakan Penanaman Seribu Cabe (Sekuyan Lombok) dalam rangka mendukung Program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Bumi Handep Hapakat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Jabiren Raya itu dihadiri langsung Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan jajaran kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam arahan orang nomor satu di Pemkab Pulpis itu menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mendorong Langkah stabilitas harga, guna menurunkan harga beberapa bahan pangan yang mengalami tren kenaikan, apalagi menjelang akhir tahun.
"Saat ini inflasi juga berdampak pada harga bahan pokok. Apalagi jelang hari raya Natal dan tahun baru, biasanya akan terus naik, ini yang perlu kita cegah saat ini," ucap Taty sapaan akrab bupati Pulpis itu.
Menururnya kenaikan harga komoditas pangan disebabkan oleh produksi yang tidak optimal sehingga menyebabkan terbatasnya pasokan.
--page
Gerakan Menanam Senbu Cabe (Sakuyan Lombok) adalah Program mendukung Program Gerakan Nasional Pengendahan Infasi Pangan (GNPIP) merupakan salah satu wujud pemerintah daerah dalam upaya menekan lajunya infiasi yang tengah terjadi di daerah.
"Saya yakin, dengan melakukan berbagai upaya yang dilakukan seperti saat sekarang ini, dengan mengoptimalkan program tanaman pekarangan, misalnya Cabai dapat mengantisipasi tinggi ketersedian stok pangan daerah," katanya.
Oleh karena itu bupati perempuan pertama Pulpis iri berharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya Gapoktan (Kelompok Tani) di Kabupaten Pulang Pisau Lebih khusus di desa Jabiren, kecamatan Jabiren, dapat berperan aktif dalam mensukseskan atau mencapai program tersebut.
"Saya sampaikan juga pada kepada semua Dinas/Badan terkait dan Stakeholder Pembangunan Pertanian dalam arti luas yang berkepentingan, kiranya dapat saing dukung dan saling membantu dalam menjalankan berbagai kebijakan pembangunan Pertanian, deru peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan daerah kita, pada masa-masa yang akan datang," tutupnya. (ang)









